diet
Apa itu Diet?

Di tengah masyarakat masih banyak orang yang berpendapat bahwa pengertian diet hanya terbatas pada pantangan atau larangan terhadap makanan tertentu sehingga seringkali salah dalam penerapan pola makan sehari-hari dan berakibat terjadinya defisiensi nutrisi atau bahkan mengalami malnutrisi.

Berdasarkan Ilmu Gizi, Makanan dan Dietetik, pengertian diet bukanlah pantangan atau larangan makan saja, namun lebih menekankan secara luas pada pengaturan pola makan individu terhadap jenis1) dan jumlah2) bahan makanan yang diperbolehkan, dibatasi/dihindari dan yang tidak diperbolehkan serta frekuensi3) dan waktu4) makan. Pengaturan pola makan (diet) ini akan berbeda-beda untuk setiap orang karena tergantung pada kondisi fisik dan klinis, umur, tinggi badan, berat badan, kesukaan dan alergi makanan, hasil pemeriksaan laboratorium atau medical check up dan keadaan sosial ekonomi masing-masing.

Diet yang tepat akan memberikan manfaat terhadap kebugaran, kesehatan, status gizi, berat badan ideal dan penyembuhan penyakit pada pasien yang dirawat. Artinya baik pasien yang ada di rumah sakit maupun kita yang sehat, membutuhkan diet yang sesuai dengan kondisi unik setiap individu agar tercapai derajat kesehatan dan status gizi yang optimal. Diet untuk penurunan berat badan dapat dilakukan dengan cara makan perlahan, makan sebelum lapar, berolahraga, gaya hidup sehat dan bijak dalam memilih makanan sehat, seperti : apel, brokoli, oatmeal, putih telur, ikan dan camilan rendah kalori serta mengganti gula dengan pemanis berkalori rendah. Cara lainnya adalah mengkonsumsi teh atau kopi untuk meningkatkan metabolisme, makan teratur, tidur cukup, membatasi minuman manis, konsumsi tinggi serat, sarapan berprotein tinggi dan minum lebih banyak air putih.

Beberapa jenis dan metode diet yang banyak ditemui saat ini, antara lain :

 

1. Diet Keto Baru

Metode diet keto baru (sugar sucks) ini berbeda dengan diet keto lama yang membatasi protein <20% total kalori. Diet sugar sucks mengkonsumsi protein >20% total kalori dan lemak 10-15% total kalori dari sumber makanan yang berkualitas seperti kacang almond, kelapa dan alpukat. Konsumsi gula <4 gram per hari dari karbohidrat simple/glukosa dan menghindari makanan bebas gluten.

 

2. Diet Immunity Rocks

Diet imunitas tubuh menjadi tren di tengah pandemi Covid-19 yang menekankan pentingnya diet gizi seimbang untuk mempertahankan sistem imunitas tubuh. WHO merekomendasikan konsumsi 4 porsi buah dan 5 porsi sayuran setiap hari ditambah konsumsi makanan yang kaya vitamin C, E dan D serta protein yang berasal dari daging dan kacang-kacangan.

 

3. Diet Eat Plants

Diet yang mengkonsumsi bahan nabati (vegetarian/vegan) serupa dengan diet eat plants yang konsumsi >90% makanan nabati dari biji labu kacang almond, kacang polong dan kacang-kacangan lainnya yang memiliki jejak karbon jauh lebih rendah daripada hewan.

 

4. Diet Paleo

Diet paleo mengikuti pola makan di zaman purba/era paleolitikum dengan kebiasaan manusia purba zaman dulu yang tidak konsumsi tinggi karbohidrat dan melarang konsumsi gula sehingga diharapkan bisa menurunkan berat badan. Diperbolehkan konsumsi daging, ikan, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian.

 

5. Diet Intermittent Fasting

Diet intermittent fasting merupakan metode diet yang membatasi waktu makan harian menjadi delapan jam (pkl. 12.00-19.00 WIB) kemudian berpuasa selama 16 jam (pkl. 19.00-12.00 WIB) dan dipercaya dapat menurunkan berat badan secara alami dan signifikan.

Banyaknya jenis diet yang sedang trend saat ini membuat banyak orang ingin mencoba dengan harapan mendapatkan kebugaran dan berat badan ideal. Satu jenis diet tidak akan bisa cocok untuk semua orang, karenanya pemberian diet harus dikonsultasikan kepada Dietisien yang akan menghitung kebutuhan zat-zat gizi dan mengatur pola makan yang sesuai secara individu sehingga dapat mewujudkan goal yang diharapkan tanpa membahayakan tubuh.

 

Diet apa yang cocok

Diet adalah sebuah metode yang mengatur asupan makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh–guna mencapai atau menjaga berat badan yang terkontrol. Perlu diketahui, pengertian diet bagi setiap orang berbeda-beda karena setiap orang memiliki tujuan masing-masing dalam melakukan diet. Pada beberapa kasus, ada orang yang menjalani diet demi menjaga kesehatan tubuhnya, akan tetapi ada juga orang yang menjalankan diet karena menderita penyakit tertentu, dan ada juga mereka yang melakukan diet karena memang berat badannya sudah berlebihan.

Diet yang dilakukan untuk menjaga kesehatan biasanya dilakukan oleh penderita diabetes, darah tinggi, ginjal, jantung, asam urat, dan penderita penyakit lainnya yang diharuskan melakukan diet. Selain itu, diet juga biasanya dilakukan oleh ibu hamil dan ibu menyusui.

Sedangkan, diet yang dilakukan bertujuan untuk mendapatkan berat badan ideal, mempunyai perbedaan cara dalam menurunkan berat badan bagi yang kelebihan berat badan (obesitas) dan menaikkan berat badan bagi yang kurang atau belum mencapai berat ideal.

Diet juga biasa dilakukan oleh para atlet, biasanya mereka mengikuti diet untuk menjaga berat badan sekaligus untuk menjaga bentut otot. Bagi mereka yang mempunyai berat badan yang ideal tetapi mudah sekali mengalami kenaikan berat badan biasanya akan melakukan diet untuk menjaga berat badan mereka supaya tetap stabil.

Di dalam melakukan diet, diperlukan program diet yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan usia. Hal ini perlu karena dengan program diet yang tepat maka tujuan dari diet yang dilakukan akan tercapai.

Program diet banyak macamnya dan setiap orang belum tentu akan sama hasilnya dalam menerapkan program diet yang sama. Oleh karena itu, alangkah baiknya sebelum Anda melakukan diet, konsultasikan dulu dengan dokter atau ahli gizi. Diet tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa saja. Banyak para remaja dan anak-anak melakukan diet. Biasanya program diet mereka akan berbeda dengan program diet yang dilakukan oleh orang dewasa. Di dalam program diet biasanya akan disertakan berbagai resep diet. Selain mengatur pola makan, biasanya program diet untuk menjaga berat badan terutama untuk menurunkan berat badan biasanya disertai dengan latihan fisik.

 

Diet yang Benar

Karena diet adalah bagaimana cara mengatur pola makan sehari-hari yang tepat, diet sering kali membuat banyak orang bingung. Banyak orang beranggapan bahwa diet adalah sekadar mengurangi makan. Padahal anggapan itu tidaklah tepat. Meskipun sering kali mengurangi makan juga dapat menurunkan berat badan secara signifikan, akan tetapi asupan gizi dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh seharusnya jauh lebih diperhatikan lagi dalam melaksanakan program diet.

Setelah Anda mengetahui secara lengkap apa itu diet, hal lain yang harus Anda ketahui adalah mengetahui cara diet yang sehat, di antaranya:

 

Penuhi asupan cairan tubuh

Supaya tubuh bekerja dengan baik, organ di dalamnya membutuhkan air agar dapat berfungsi dengan baik. Menjaga suhu tubuh, memelihara keseimbangan cairan dan elektrolit, mencegah dehidrasi, melembapkan kulit, serta menjaga ginjal tetap sehat, merupakan beberapa manfaat yang bisa Anda peroleh dari mengonsumsi air putih. Tak sampai di situ, air putih juga bisa Anda gunakan sebagai salah satu cara diet yang benar. Air putih dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan mengurangi rasa lapar. Sebaiknya minum segelas air putih setengah jam sebelum Anda makan. Rasa kenyang setelah minum air putih akan membuat Anda lebih sedikit mengonsumsi kalori, sehingga dapat membantu penurunan berat badan. Agar asupan cairan tubuh tetap terjaga, sebaiknya konsumsi air putih minimal 8 gelas per hari.

 

Penuhi asupan kalori harian

Pada dasarnya, setiap orang membutuhkan jumlah kalori yang berbeda-beda. Kebutuhan kalorinya dibedakan berdasarkan aktivitas fisik, kondisi kesehatan dan usia. Misalnya, mereka yang berusia 19-30 tahun dan cukup aktif bergerak, rata-rata membutuhkan 2.000 – 2.800 kalori per hari. Cukupi kebutuhan kalori harian Anda tidak melebihi batas yang sudah ditentukan. Sebab jika Anda mengonsumsi kalori melebihi dari kebutuhan kalori per hari, maka kalori tersebut akan disimpan tubuh sebagai lemak. Guna mendukung diet yang sehat, sebaiknya cukupi kebutuhan kalori ini dengan mengonsumsi makanan yang mengandung protein tinggi, karbohidrat kompleks, dan lemak sehat. Hindari sumber kalori yang kurang sehat, seperti makanan manis yang mengandung gula tinggi.

 

Konsumsi buah dan sayur

Cara diet yang benar satu ini sangat dianjurkan bagi Anda tidak kuat menahan lapar, karena diet ini menganjurkan Anda untuk lebih banyak mengonsumsi buah dan sayur lebih banyak. Tidak hanya mengandung vitamin dan mineral, kedua makanan ini juga mengandung serat dan air. Kandungan inilah yang dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Buah dan sayur juga memiliki kalori yang rendah, sehingga Anda tidak perlu terlalu khawatir jika mengonsumsinya dalam jumlah banyak.

banner

Ramuan Herba untuk Program Diet

Meskipun tidak mengonsumsi obat diet, masih banyak cara lain yang lebih aman untuk Anda lakukan. Terdapat berbagai cara tradisional untuk menurunkan berat badan dengan ramuan sederhana, seperti yang dirangkum dari Kapanlagi.

Ramuan Tradisional untuk Diet

1. Jahe

Jahe memang terkenal sebagai ramuan tradisional sejak dahulu. Kandungan termal yang dimiliki jahe dapat membantu pembakaran lemak.

Menurut para ahli, jahe efektif untuk menurunkan berat badan secara tradisonal, seperti mengontrol nafsu makan, dan mengurangi lemak berlebih pada perut buncit. Ramuan jahe ini baiknya diminum sebelum tidur pada malam hari.

Berikut cara mengolah jahe sebagai ramuan diet:

  • Siapkan satu rimpang jahe yang telah dicuci bersih
  • Iris tipis-tipis kemudian rebuslah dengan dua gelas air
  • Biarkan sampai mendidih
  • Tuangkan pada gelas dan minumlah dalam keadaan hangat

 

2. Lemon

Kandungan vitamin C dalam lemon dapat mengeluarkan racun dalam tubuh dan juga menurunkan berat badan berlebih. Konsumsi ramuan tradisional lemon 3 hari sekali untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Berikut cara mengolah lemon sebagai ramuan diet:

  • Siapkan satu buah lemon
  • Peraslah lemon tersebut lalu pisahkan air perasannya
  • Campur air perasan lemon dengan segelas air hangat

 

3. Asam Jawa

Asam jawa merupakan bumbu dapur yang sangat familiar bagi ibu rumah tangga
Kandungan flavonoid yang dimiliki asam jawa memiliki banyak manfaat bagi tubuh, diantaranya mencegah penggumpalan darah dalam tubuh, berperan sebagai antioksidan dalam tubuh, mencegah alergi dan bahkan mencegah penuaan dini. Selain itu, asam malatnya dapat menyehatkan organ pencernaan dan melancarkan BAB.

Ramuan ini akan menimbulkan rasa kenyang yang cukup lama, sehingga dapat menekan nafsu makan, karena asam jawa juga mengandung serat.

Berikut cara mengolah asam jawa sebagai ramuan diet:

  • Siapkan buah asam jawa
  • Remas buah tersebut lalu masukkan dalam gelas
  • Tambah dengan gula yang berkalori rendah secukupnya
  • Tuangkan air hangat atau dingin sesuai dengan selara
  • Aduk hingga tercampur rata

 

Produk Jamu Tradisional untuk Membantu Program Diet

Anda dapat mempergunakan produk jamu tradisional Lepostera dari Nature Ace Indonesia.

Untuk penanganan lemak tubuh, Lipostera merupakan pilihan yang tepat. Dengan kandungan Daun Jati Belanda (200mg), Rimpang Temulawak (150mg), Daun Kemuning (200mg), Daun Tempuyung (150mg), dan Daun Salam (100mg) membuatnya menjadi jamu yang tepat untuk mengurangi lemak tubuh sekaligus kolesterol tinggi.

Berikut manfaat Lipostera :

  • Senyawa aktif daun jati belanda yang dapat menurunkan kolesterol LDL dalam darah adalah adanya aktivitas dari flavanoid, steroid dan senyawa-senyawa polifenol seperti tanin.
  • Membantu menurunkan kadar kolesterol, karena terdapat kandungan kurkumin dalam tanaman temulawak.
  • Daun kemuning dapat menurunkan kadar kolesterol darah karena mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, dan tanin
  • Senyawa antioksidan yang terkandung dalam daun tempuyung dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah
  • Daun salam memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Serat merupakan salah satu jenis karbohidrat yang dapat mengikat lemak saat berada di sistem pencernaan. Hal ini membuat proses penyerapan lemak oleh tubuh menjadi melambat. Proses inilah yang membantu menurunkan jumlah kolesterol LDL dalam tubuh.

Anda bisa konsumsi Lipostera dengan dosis 3 x sehari 1 kapsul. Lipostera dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Lipostera tersedia dalam kemasan blister isi 30 kapsul @300 mg.

Lipostera dapat diperoleh di distributor resmi PT. Nature Ace Indonesia yang merupakan distributor yang concern mengedarkan produk-produk saintifikasi jamu seperti Lipostera. Produk ini dapat diperoleh di website resmi PT. Nature Ace Indonesia, yaitu https://natureace.id/ atau link toko web : produk.natureace.id atau link toko shopee : shopee.co.id/natureaceindonesia. Selain Lipostera, terdapat produk-produk saintifikasi jamu yang lain yang merupakan hasil penelitian dari dokter maupun apoteker, diantaranya AG FIT untuk penyembuhan stroke, BEAUTYFIT untuk membantu memelihara kesehatan Wanita; ASILACT untuk memperlancar Air Susu Ibu; IMFRESHO untuk membantu memelihara daya tahan tubuh; PULMAXIN untuk membantu meredakan batuk dan melegakan tenggorokan; LIPOSTERA untuk membantu mengurangi lemak tubuh; PRO-LEX untuk membantu memelihara stamina pria; NEURINDEX untuk membantu meredakan pegal linu dan nyeri pada persendian; PRO NEOPLAS untuk membantu memelihara kondisi kesehatan pada penderita kanker; GLUCOSIN untuk membantu meringankan gejala kencing manis; MAAGNOFIT untuk membantu meringankan gangguan lambung seperti perut kembung, mual dan sakit perut.

 

Sumber :

yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1639/apakah-kita-perlu-diet

doktersehat.com/gaya-hidup/seputar-tips-diet/apakah-diet-itu/

www.liputan6.com/health/read/4674229/5-ramuan-tradisional-untuk-diet-dilengkapi-dengan-cara-pengolahannya?page=3

PRODUK JAMU TERKAIT TULISAN INI
lipostera
Lipostera
Klik Link dibawah untuk Pembelian
HUBUNGI KAMI :
Bagikan :
Facebook
WhatsApp
Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lihat Juga artikel Lainnya

Artikel Terkait

NatureAce

Seledri

Seledri (Apium graveolens) dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi. Tumbuhan seledri dikategorikan sebagai sayuran, perkebunan seledri di Indonesia

Baca Semua...»
NatureAce

Usus Buntu

Penyakit usus buntu atau apendisitis adalah peradangan pada usus buntu yang disebut juga sebagai apendiks. Apendiks adalah suatu kantung kecil

Baca Semua...»
NatureAce

Asam Kranji

Asam Kranji Asam kranji atau asam keranji adalah buah kecil sebesar anggur, berbentuk bulat pipih. Buah asam kranji disukai banyak

Baca Semua...»
operasi
NatureAce

Paska Operasi

Perawatan Luka Paska Operasi Luka yang terjadi paska operasi adalah suatu kondisi rusaknya kontinuitas jaringan, struktur dan fungsi anatomis kulit

Baca Semua...»
asma
NatureAce

Asma

Apa Itu Penyakit Asma Asma termasuk dalam jenis penyakit jangka panjang atau kronis. Asma terjadi ketika saluran udara mengalami penyempitan

Baca Semua...»
bayam duri
NatureAce

Bayam Duri

Bayam Duri (Amaranthus spinosus Linn) adalah tanaman pangan yang sangat populer yang dikenal karena khasiat obatnya di seluruh dunia. Diyakini sebagai

Baca Semua...»
NatureAce

Anosmia

Apa itu Anosmia? Anosmia adalah kondisi di mana Anda tidak dapat mencium bau apa pun, baik itu aroma kue pie

Baca Semua...»
NatureAce

Wasir

Wasir atau hemoroid adalah pembengkakan pembuluh darah yang terletak di sekitar anus atau rektum (organ terakhir dari usus besar). Sekitar

Baca Semua...»
ginjal
NatureAce

Ginjal (gangguan pada fungsi)

Gagal ginjal terjadi ketika ginjal tidak mampu menjalankan fungsi sebagaimana mestinya. Jika tidak segera dideteksi dan ditangani, kondisi ini memicu komplikasi yang serius.

Baca Semua...»

Login

0