
Minyak atsiri dan cara kerjanya pada tubuh
Minyak atsiri adalah “obat” utama dalam metode pengobatan aromaterapi. Dalam metode pengobatan ini, minyak atsiri dan aromanya yang wangi akan dihirup oleh pasien, melalui berbagai macam metode.Dalam pengobatan aromaterapi, menghirup aroma minyak atsiri dipercaya dapat memberikan dampak baik bagi sistem limbik (bagian otak yang penting untuk mengingat, hingga mengatur emosi).
Tidak hanya itu, sistem limbik juga dipercaya memiliki peran penting pada sistem pernapasan, detak jantung, sampai tekanan darah. Karena alasan inilah banyak orang yang peracaya kalau minyak atsiri bermanfaat untuk kesehatan fisik.
Ada beberapa minyak atsiri yang sangat populer di dunia kesehatan, di antaranya :
- Peppermint : untuk meningkatkan energi dan melancarkan sistem pencernaan
- Lavender : untuk menghilangkan stres
- Cendana : untuk menenangkan saraf dan membantu lebih fokus
- Bergamot : untuk mengurangi stres dan mengobati penyakit kulit seperti eksim
- Mawar : untuk meningkatkan suasana hati dan menurunkan kecemasan
- Tea tree : untuk melawan infeksi dan meningkatkan kekebalan tubuh
- Melati : untuk mengatasi depresi, meningkatkan libido, dan persalinan
- Lemon : untuk melancarkan sistem pencernaan, meningkatkan suasana hati, dan mengatasi sakit kepala
- Cengkih : untuk mengatasi jerawat, mengobati infeksi jamur, mengobati sakit gigi, mengatasi berbagai masalah kulit, mengurangi mual, meredakan sakit kepala, mengatasi masalah pernapasan, mencegah penyakit kronis, berpotensi antikanker.
Manfaat minyak atsiri
1. Mengatasi stres dan gangguan cemas
2. Mengobati sakit kepala dan migrain
3. Mengatasi gangguan tidur
4. Mengurangi peradangan
Sumber : disarikan dari berbagai sumber.





Comments are closed.